Sudah bertahun-tahun yang lalu (sebenarnya sejak 2010), aku minta izin Mama untuk bepergian ke luar negeri. Tentu saja dengan alasan belajar. Tapi, Mama, dengan simpelnya bilang tidak dan mengajukan syarat padaku.

“Kamu harus nikah dulu”

Waduh. Kenapa jadi rumit begini. Ketika aku tanya alasannya, Mama hanya bilang,

“Biar Mama nggak ketanggungan kamu lagi. Biar Mama juga lega mempercayakan kamu sama suamimu,”

Yaweslah, pasrah. Aku tahu, Mama pasti ingin yang terbaik untukku kan. Jadi, ketika aku ditanya teman-temanku,

“Kenapa kamu nggak apply ke luar negeri sih Sa… Kamu bisa kok.”

Jawabanku simpel, disuruh Mama nikah dulu. Beneran kan? Seabrek alasan Mama pun aku curhatkan kepada mereka. Ujung-ujungnya, mereka pun menertawakanku dan memberiku #pukpuk.

Tapi, everything seems to change when I got this email:

image

Alhamdulillah, Juli nanti aku akan berangkat ke National University of Singapore untuk mengikuti kegiatan di atas, yeay! Dan salah satu temanku pun berkomentar menanyakan syarat yang diajukan Mamaku. Aku hanya tersenyum simpul padanya dan mengatakan bahwa aku mengubah strategiku agar tak ditolak pergi ke luar negeri. Haha. Bukti email itu kutunjukkan pada Mama dan yes, beliau nggak bisa menolaknya. Haha.

Tapi, aku baru-baru ini menanyakan, mungkinkah jodohku sudah sangat dekat denganku? Ya ngertilah, doa dan kata ibu itu nggak bisa diremehkan. Lah karena Mama sudah bilang begitu, berarti…. harus siap-siap lah ya. InshaAllah pangeran tampan akan segera datang. Aamiin…

Benarkah? Ditunggu saja kisah selanjutnya.

Advertisements