Jika kamu pikir cinta adalah perasaan, tumbuh karena ada daya tarik artinya kamu belum benar-benar paham hakikat cinta.

Jika kamu berpikir bahwa cinta bisa patah, bisa berkurang, bahkan cinta bisa menghilang. Lalu bagaimana kamu bisa mengerti cinta Allah?

Hakikatnya, kita tidak benar-benar ngerti apa makna cinta sesungguhnya sampai kita paham cinta Allah, yang mengalir untuk kita, ada untuk kita.

Dia menciptakanmu, memberimu pakaian, mengajarimu bicara, memberi ilmu, nikmat tiada henti, menjagamu, mengampuni dosa-dosamu, mengasihimu..

Dia memberimu ujian sebagai kebaikan untukmu, membuatmu dekat denganNya lagi setelah kau menjauh, melihatmu berbuat dosa, mengampuni saat kau pinta .
Dia tersenyum padamu, takkan kau temui Dia lelah mendengar segala keluh kesahmu, selalu peduli.

Dia ijinkan kau berdoa, membuatmu kembali..

Maka ingatlah berapa kali kau berpaling dari dari-Nya, dari peringatan-Nya, namun tak pernah sekalipun Dia berpaling darimu. It was love!~

Berapa sering kita tidak mematuhi-Nya, namun tak pernah sekalipun Dia menahan rezeki-Nya dari mencapai piring kita, dan mencukupi kebutuhan…

Berapa kali kau meminta pada-Nya, dan Dia tak pernah meminta apapun dari ciptaan-Nya, Maha Kaya Allah, yang memerlukan adalah kita, bukan Dia…

Lalu bagaimana mungkin kita mengklaim paham hakikat cinta, mengaku sedang mencinta, sedang kita belum mengerti besarnya cinta Sang Pencipta?

Renungan buat kita. Buat kamu yang gampang ngomong cinta ke nonmahram, ke pacarnya.
Bagi kamu yang lagi fanatik cinta idola dunia. Kalem yuk ah.
Ketika remaja seumuranmu disibukkan dengan perasaan cinta tanpa tuntunan syariat, yang kamu tau hanya bagaimana memahami cinta Allah dan menjaganya.

Darii @lensadakwah

Advertisements