Seperti KKN biasanya, tapi yang luar biasa adalah kita akan bertemu dengan rekan-rekan mahasiswa dari seluruh Indonesia. Ini, kesan pertama yang kudapatkan begitu tau bahwa aku akan mengikuti KKN Kebangsaan 2016.

Ah, tapi baiknya aku bercerita dulu, apa itu KKN Kebangsaan. Inisiator program KKNK adalah para dosen dari Universitas Hassanuddin, Makassar; Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta; dan Universitas Andalas, Padang; lalu berkoordinasi di bawah naungan Dirjen DIKTI. Dimulai pada tahun 2014, para inisiator ini mengumpulkan mahasiswa dari berbagai pulau dan suku di Indonesia untuk mengabdi di wilayah-wilayah perbatasan negeri. Agar mahasiswa tak angkuh dengan arogansi kedaerahan, agar mahasiswa mengerti bahwa bangsa Indonesia bukan hanya sekelumit orang di daerahnya saja, agar mahasiswa belajar menghadapi kenyataan yang dirasakan di tengah-tengah masyarakatnya. Buat apa jadi mahasiswa kalau cuma berdiam diri di dalam menara gading yang disebut kampus? Kampus itu salah satu tempat belajar, tapi masyarakat adalah tempat mempraktikkan ilmu yang sudah didapatkan.

Sejak 2016, KKNK diputuskan untuk diadakan sekali setahun setiap bulan Juli-Agustus. Wilayah yang dijadikan target KKN adalah wilayah 3T (Terdepan, Tertinggal, dan Terisolir), di mana pembangunan masih sangat minim dan seringkali tak terjamah pemerintah pusat. Ada pola unik yang diterapkan panitera inti KKNK, jika tahun ini di wilayah barat Indonesia, tahun berikutnya di wilayah timur; begitu seterusnya. Kapan wilayah tengah (Jawa)? Hm, sepertinya Jawa sudah terlalu mainstream dan sudah terlalu banyak kampus yang memperhatikan daerah lokalnya.

Lalu, bagaimana kampus-kampus menyeleksi mahasiswanya? Ada beberapa yang menerapkan sistem pengumpulan berkas dan wawancara. Untuk Unair, biasanya tergantung fakultasnya; dan tetap saja ada persyaratan yang harus dipenuhi. Yakni, harus memiliki IPK di atas 3 dan pengalaman berorganisasi di internal atau eksternal kampus yang dibuktikan dengan sertifikat atau SK. Sedikit bocoran, setiap bulan Mei-Juni, tanyalah ke pihak dekanat. Adakah lowongan untuk KKN Kebangsaan tahun ini? Siapa tahu kamu yang beruntung untuk mendapatkan satu tempat mewakili Unair di KKNK.

Tentang kuota mahasiswa, biasanya memang disesuaikan dengan kemampuan universitas penyelenggara dan tema yang diusung KKNK tahun tersebut. Tahun 2016, Unair memberangkatkan 14 mahasiswa dari FISIP, FEB, FIB, FKM, FST, dan FH dengan tema Ekowisata Bahari. Tahun 2017, rencana temanya belum dibahas, tapi akan dilaksanakan di Universitas Negeri Gorontalo. Bersiaplah menyambutnya! 

Advertisements